Struktur bahasa Bumi Korea Friday, October 12, 2018 No Comment

SRTUKTUR BAHASA

Jika anda ingin menguasai suatu bahasa tertentu baik bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Korea maupun bahasa lainnya, maka anda wajib paham definisi bahasa dan apa saja strukturnya.

Bahasa adalah alat komunikasi antar manusia. Menurut kamus besar bahasa Indonesia definisi bahasa adalah  sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri.

Secara umum bahasa dibagi menjadi dua, yaitu bahasa lisan dan bahasa tulisan.
Bahasa lisan        : ucapan yang keluar dari mulut manusia
             contoh      : bahasa Korea, bahasa indonesia, bahasa Iggris, dll)
Bahasa tulisan     : Huruf (alat / tanda yang ditulis dari lisan)
            contoh       : huruf alfabet, huruf korea, huruf arab, dll

Berikut ini adalah bagian-bagian atau struktur dari sebuah bahasa:


VOKAL                 

Vokal adalah suara yang bisa berdiri sendiri / suara hidup (bisa berbunyi sendiri).
Contoh vokal                   : A, I, U, E, O
contoh huruf vokal korea: ㅏ, ㅑ, ㅓ, ㅕ, ㅗ, ㅛ, ㅜ, ㅠ, ㅡ, ㅣ



KONSONAN

Konsonan adalah suara yang tidak bisa berdiri sendiri / suara mati (tidak bisa berbunyi sendiri)
Contoh konsonan                   :  B, C, D, F, G, H, J, K, L, M, N, P, Q, R, S, T, V, W, X, Y, Z
Contoh huruf konsonan korea: ㄱ, ㄴ, ㄷ, ㄹ, ㅁ, ㅂ, ㅅ, ㅇ, ㅈ, ㅊ, ㅋ, ㅌ, ㅍ, ㅎ
Konsonan awal                       : konsonan yang terletak didepan vokal
                                                  contoh: Pegawai (P, G dan W sebagai konsonan awal)
Konsonan akhir                      : Konsonan yang terletak di belakang hurf vokal
                                                 contoh: Muri(D sebagai konsonan akhir)



SUKU KATA

Suku kata adalah suatu satuan ucapan terkecil yang bisa membentuk satu pengucapan kata yang merupakan hasil dari satu kali gerak buka mulut (sekali bunyi).
Ikan          : I+kan                     (terdiri dari 2 suku kata)   
Buku         : Bu+ku                   (terdiri dari 2 suku kata)
Kemarin    : Ke+ma+rin           (terdiri dari 3 suku kata)
Indonesia   :  In+do+ne+si+a   (terdiri dari 5 suku kata)
Karyawan  : kar+ya+wan         (terdiri dari 3 suku kata)


Macam-macam suku kata
  1. Vokal sendiri                                : ibu, ikanabu, arang, udang, korea
  2. Vokal + konsonan                        : uang, laut, duit, aib, siang
  3. Konsonan + vokal                        : bukunasirumah, bekerja
  4. Konsonan + vokal + konsonan    : Bapak, karyawan, muridkerja, sekarang


KOSAKATA

Kosakata adalah bunyi yang telah mempunyai arti (perbendaharaan kata).

KATA KERJA

Kata kerja adalah kata yang menyatakan tindakan, kegiatan, atau perbuatan.

Contoh kata kerja:
  • Bekerja   : melakukan suatu pekerjaan  / perbuatan.
  • Minum   : memasukkan air / benda cair kedalam mulut dan meneguknya.
  • Mandi    : membersihkan tubuh dengan air dan sabun.   
  • Lari       : melangkahkan kaki dengan cepat yang pada setiap langkahnya kedua kaki tidak menjejak tanah.
Pelajari juga: kata kerja bahasa Korea

KATA SIFAT

Kata sifat adalah kata yang menerangkan kata benda / menerangkan sifat suatu benda. Dalam bahasa Korea kata sifat disebut dengan Kata kerja deskriptif 

Contoh kata sifat:
  • Cantik     :  elok, molek (tentang wajah, muka perempuan), indah dalam bentuk
  • Besar       : lebih dari ukuran sedang; lawan dari kecil
  • Tinggi     : jauh jaraknya dari posisi sebelah bawah
  • Kuat        : banyak tenaganya (gayanya, dayanya)

KATA BENDA

Kata benda adalah  nama benda, makhluk yang diberikan arti atau maksud.
Contoh kata benda:
  • Batu     : benda keras dan padat yang berasal dari bumi atau planet lain (bukan logam)
  • Meja    : perkakasa (perabot) rumah yang mempunyai  bidang datar dan berkaki.
  • Pohon  : tumbuhan yang berbatang keras dan besar; pokok kayu.
  • Nasi     :  beras yang sudah dimasak.

PARTIKEL

Partikel (kata tugas) adalah kelas kata yang hanya memiliki arti gramatikal dan tidak memiliki arti leksial. Arti partikel atau kata tugas ditentukan oleh kaitannya dengan kata lain dalam suatu frasa atau kalimat dan tidak bisa digunakan secara lepas atau berdiri sendiri.

Partikel dibagi menjadi 6 macam, yaitu:

1. Preposisi

Preposisi atau kata depan adalah kata yang biasa terdapat di depan nomina, contohnya di, ke, per, pada, dalam, dari.

2. Konjungsi

Konjungsi atau kata sambung adalah kata yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat (antar kata, antar frasa, antar klausa, antar kalimat)

3. Interjeksi

Interjeksi atau kata seru adalah kata yang mengekspresikan seruan perasaaan, contoh aduh, ah.

4. Artikel 

Artikel atau kata sandang adalah kata yang tidak memiliki arti tetapai menjelaskan nomina. contoh sang, si, kaum.

5. Penegas

Contoh kata penegas ~lah, ~kah, ~pun, ~tah.

6. Fatis

Fatis adalah kategori kata yang hanya memiliki fungsi sosial dan tidak memiliki fungsi penyampaian informasi.

Pelajari juga: partikel bahasa Korea

KALIMAT

Kalimat adalah kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran atau perasaan / kesatuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final dan secara  aktual ataupun potensial terdiri dari klausa.

Kalimat dibagi menjadi beberapa macam:

Kalimat biasa

Kalimat biasa adalah kalimat yang menerangkan atau menyatakan suatu hal.
Contoh:
  • Saya sedang belajar                     : menerangkan kegiatan subjek
  • Ibu adalah seorang dokter           : menerangkan identitas subjek
  • Langit itu indah                           : menerangkan sifatnya subjek


Kalimat Tanya (Interogatif)

Kalimat tanya adalah kalimat yang mengandung makna sebuah pertanyaan. Biasanya menggunakan kata tanya.
Contoh:
  • Kapan kamu akan pergi ke Korea?
  • Siapa orang itu?
  • Bagaimana caranya membuat adonan roti?

Kalimat negatif

Kalimat negatif adalah  suatu kalimat yang menyangkal /  lawan dari kalimat positif. Biasanya menggunakan kata bukan / tidak.
Contoh:

  • Saya bukan dokter.
  • Ibu tidak makan daging sapi.
  • Saya tidak bisa pergi.


SUSUNAN KALIMAT

Susunan kalimat terdiri dari:

SUBJEK

Subjek adalah pokok pembicaraan / pokok bahasan / pelaku.
Contoh:

  • Adik sedang belajar   : adik sebagai subjek karena sebagai pelaku
  • Batu itu keras             : batu sebagai subjek karena sebagai pokok pembicaraan / pokok kalimat


OBJEK

Objek adalah suatu sasaran yang dikerjakan oleh subjek.
Contoh: 
  • Ibu memukul adik               : adik sebagai objek karena sebagai sasaran
  • Kakak belajar pencak silat  : pencak silat sebagai objek karena sebagai sasaran


PREDIKAT

Predikat adalah bagian kalimat yang menandai apa yang dikatakan oleh pembicara tentang subjek. Suatu keterangan tentang kegiatan / sifat / benda dari subjek
Contoh;
  • Budi pergi                       : pergi sebagai predikat (menerangkan kegiatan pelaku)
  • Murid itu pintar               : pintar sebagai predikat (menerangkan sifatnya subjek)
  • Ibu saya seorang dokter  : dokter sebagai predikat (profesi subjek)


KETERANGAN

Di dalam sebuah kalimat keterangan menjelaskan bagaimana, dimana atau kapan peristiwa yang dinyatakan dalam kalimat tersebut
Macam-macam keterangan:
  • Keterangan tempat       : di kamar, di sekolah, di kantor, dan lain-lain.
  • Keterangan tujuan        : untuk membeli baju, supaya sehat, agar lulus ujian, dll.
  • Keterangan alat            : mengendarai mobil, menggunakan pisau, dan lain-lain.
  • Keterangan waktu        : pada musim dingin, hari minggu, malam hari, jam 7, dll.
  • Keterangan penyerta    : ditemani kakak, dengan ayah, bersama teman, dan lain-lain.

Pelajari juga: Pola kalimat bahasa Korea
by Bumi Korea

Bumi Korea Media online untuk berbagi pengetahuan seputar korea selatan mulai dari bahasa kebudayaan dan hiburan

Follow her @ Twitter | Facebook | Google Plus

No Comment